Inilah Rincian Alokasi dan Penempatan CPNS Penjaga Tahanan Kemenkumham 2018

Salah satu syarat pelamar bagi yang mendaftar untuk formasi sipir atau penjaga tahanan CPNS 2018 - kemenkumham harus sesuai dengan domisili yang tercantum dalam KTP. Apabila pelamar yang domisilinya tidak sesuai dengan KTP dan ingin mendaftar pada wilayah domisilinya, wajib membuat surat keterangan dari kelurahan atau kantor desa setempat yang menerangkan bahwa yang bersangkutan telah berdomisili di wilayah tersebut.

Perbedaan syarat domisili jika dibandingkan Tahun 2017 adalah dihilangkannya domisili minimal 1 (satu) tahun pada wilayah tersebut.

Alokasi formasi kemenkumaham untuk formasi penjaga tahanan tahun ini sebanyak 878 orang yang akan ditempatkan pada 26 kantor Wilayah Kemenkumham seluruh Indonesia.

Alokasi Penempatan CPNS Penjaga Tahanan Kemenkumham 2018



Tahun 2017


Salah satu syarat pelamar bagi yang mendaftar untuk formasi sipir atau penjaga tahanan harus sesuai dengan domisili yang tercantum dalam KTP. Apabila pelamar yang domisilinya tidak sesuai dengan KTP dan ingin mendaftar pada wilayah domisilinya, wajib membuat surat keterangan dari kelurahan atau kantor desa setempat yang menerangkan bahwa yang bersangkutan telah berdomisili minimal 1 (satu) tahun pada wilayah tersebut.

Alokasi CPNS kemenkumham yang dibuka untuk tahun 2017 mencapai 17.526 formasi dengan alokasi terbanyak untuk sipir atau penjaga tahanan dengan persentasi hampir 80 persen atau 14.000 formasi dengan rincian 11.423 pria dan 2.297 wanita.

Formasi sipir sebanyak itu akan ditempatkan di Lapas dan Rutan di kantor wilayah Kemenkumham seluruh Indonesia sesuai KTP atau domisili. Total terdapat 33 kantor wilayah Kemenkumham yang membawahi lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

Baca Juga :
👉 Rangkaian Tes CPNS Sipir
👉 Pedoman Tes Kesamaptaan CPNS Sipir
👉 Alokasi dan Penempatan Formasi Analis Keimigrasian Pertama
👉 Hasil Akhir kelulusan CPNS 2017

Alokasi paling banyak yakni Kanwil Sumatera Utara dengan jumlah 1.360 disusul Kanwil Jawa Barat 1.296 formasi dan yang ketiga Kanwil Jawa Timur sebanyak 1.066 formasi, selengkapnya alokasi formasi sipir tiap daerah :
  1. Kantor Wilayah Aceh : 583
  2. Kanwil Sumatera Utara : 1360
  3. Kanwil Kemenkumham Sumatera Barat : 337
  4. Kanwil Kemenkumham Riau : 554
  5. Kanwil Kemenkumham Kepulauan Riau : 362
  6. Kanwil Kemenkumham Sumatera Selatan : 561
  7. Kanwil Kemenkumham Jambi : 342
  8. Kanwil Kemenkumham Lampung : 477
  9. Kanwil Kemenkumham Bengkulu : 240
  10. Kanwil Kemenkumham Bangka Belitung : 176
  11. Kantor Wilayah DKI Jakarta : 598
  12. Kantor Wilayah Banten : 415
  13. Kantor Wilayah Jawa Barat : 1296
  14. Kantor Wilayah Jawa Tengah : 724
  15. Kantor Wilayah DI Yogyakarta : 160
  16. Kantor Wilayah Jawa Timur : 1066
  17. Kanwil Kemenkumham Kalimantan Barat : 354
  18. Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan : 519
  19. Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah : 323
  20. Kanwil Kemenkumham Kalimantan Timur : 599
  21. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara : 214
  22. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah : 238
  23. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan : 551
  24. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat : 124
  25. Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara : 215
  26. Kanwil Kemenkumham Gorontalo : 149
  27. Kanwil Kemenkumham Bali : 199
  28. Kanwil Kemenkumham Nusa Tenggara Barat : 222
  29. Kanwil Kemenkumham Nusa Tenggara Timur : 366
  30. Kanwil Kemenkumham Maluku : 173
  31. Kanwil Kemenkumham Maluku Utara : 155
  32. Kanwil Kemenkumham Papua : 205
  33. Kanwil Kemenkumham Papua Barat : 143
Total : 14.000 Formasi




Baca : Penjelasan Gaji Sipir

Khusus penempatan Papua dan Papua Barat sebagian besar dialokasikan untuk Putra/Putri Papua.

Rincian Alokasi Formasi Sipir CPNS Kemenkumham 2017











Alokasi Lengkap Formasi CPNS Kemenkumham 2017

Selain formasi penjaga tahanan/sipir terdapat 20 jabatan lainnya yang dibuka untuk mengisi ribuan lowongan CPNS di Kemenkumham dengan penempatan Kanwil di wilayah Indonesia, dengan rincian:
  1. Penjaga Tahanan : 14.000 formasi
  2. Pembimbing Kemasyarakatan Pertama : 714 formasi
  3. Analis Keimigrasian Pertama : 2.278 formasi
  4. Pemeriksa Keimigrasian Terampil : 30 formasi
  5. Pemeriksa Merek Pertama : 15 formasi
  6. Pemeriksa Paten Pertama : 15 formasi
  7. Analis Kekayaan fntelektual : 15 formasi
  8. Analis Hukum : 136 formasi
  9. Analis Perlindungan Hak-Hak Sipil dan Hak Asasi Manusia : 40 formasi
  10. Penata Keuangan : 25 formasi
  11. Kustodian Kekayaan Negara : 20 formasi
  12. Pengelola Teknologi Infornnasi : 70 formasi
  13. Dokter Umum Pertama : 33 formasi
  14. Perawat Pertama : 100 formasi
  15. Dokter Spesialis Kulit Dan Kelamin : 1 formasi
  16. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Pertama : 1 formasi
  17. Dokter Spesialis Anak Pertama : 1 formasi
  18. Dokter Spesialis Ginekoiogi Pertama : 1 formasi
  19. Dokter Spesialis Anastesi Pertama : 1 formasi
  20. Psikolog Kiinis Pertama : 15 formasi
  21. Auditor Pertama : 15 formasi
  22. Untuk mengetahui alokasi dan penempatan jabatan dan formasi di atas silahkan download Alokasi dan Penempatan CPNS Kemenkumham 2017


Bagaimana Peluang Lulusan SMA Ikut CPNS 2018?

Mulai besok tanggal 19 September 2018, formasi penerimaan CPNS Tahun 2018 dapat diakses melalui sscn.bkn.go.id. Selain jumlah formsi persyaratan pendaftaran CPNS juga dapat dilihat melalui web resmi tersebut.

Salah satu lowongan CPNS yang selalu menjadi perhatian adalah formasi bagi dengan kualifikasi lulusan SMA Sederajat. Hal ini dikarenakan setiap pelamar CPNS atau pencari kerja dipastikan punya ijazah SMA, selain itu jika formasi yang dilamar dengan pendidikan tinggi tidak ada atau tidak memenuhi kualifikasi maka pelamar CPNS akan mendaftar untuk formasi SMA.



Untuk melihat bagaimana peluang lulusan SMA menjadi CPNS lihat dulu prioritas penetapan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018. Peraturan Menteri PAN dan RB No 36 tahun 2016 tentang kriteria penertapan kebutuhan PNS tahun 2018 menyebutkan bahwa prioritas penetapan kebutuhan PNS tahun 2018  untuk:
  1. bidang pendidikan.
  2. bidang kesehatan.
  3. bidang infrastruktur.
  4. Jabatan Fungsional.
  5. Jabatan teknis lain.
Dengan melihat prioritas kebutuhan PNS di atas, dapat perkirakan  bahwa peluang lulusan SMA hanya terakomodir pada item no 5 yakni jabatan teknis lain. Sedang 4 item lainnya sudah barang tentu berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja yang memenuhi kualifikasi atau syarat jabatan adalah calon yang secara spesifik mempunyai latar belakang pendidikan/bidang yang diminta dalam hal ini hampir semuanya lulusan perguruan tinggi.

Sedangkan jabatan teknis lain diterangkan juga dalam Permenpan RB no 36 bahwa jenis jabatan untuk penetapan kebutuhan (formasi) umum dan penetapan kebutuhan (formasi) khusus bagi Instansi Pusat meliputi Jabatan Fungsional Tertentu dan jabatan teknis lain yang merupakan tugas inti (core business) dari Instansi dan mendukung Nawacita serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional.

Core business adalah sebuah aktivitas utama dari suatu organisasi. Sebagai contoj pengelolaan lapas merupakan aktivitas utama dari Kemenhunkam, sehingga Kemenhunkam diijinkan untuk merekrut formasi CPNS yang mendukung core business tersebut seperti Penjaga Tahanan. Berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja Penjaga Tahanan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan SMA.

Garis besarnya seperti itulah alur kebutuhan formasi untuk lulusan SMA sampai dengan suatu instansi bisa disetujui Kemenpan untuk merekrut lulusan SMA.

Dapat dipahami jika instansi daerah baik Pemprov maupun Pemkab/Kota pada penerimaan CPNS tahun 2018 ini tidak akan membuka formasi lulusan SMA. Dibuktikan dari dokumen formasi CPNS beberapa Pemda yang sudah beredar hanya merekrut lulusan perguruan tinggi (minimal D3) untuk tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Tidak ada misalnya tenaga administrasi atau Satpol PP di mana sesuai analisis jabatan, kualifikasi pendidikan formasi tersebut bisa diambil dari lulusan SMA. Alasannya: formasi tersebut bukan jabatan prioritas dan bukan formasi yang medukung core business.

Jadi alokasi bagi lulusan SMA untuk penerimaan CPNS Tahun 2018 didominasi Intansi Pusat (K/L) dan formasi jabatan tidak akan jauh-jauh dari formasi dibawah ini:
  • Penjaga Tahanan (Kemenhunkam)
  • Pengawal Tahanan (Kejaksaaan Agung)
  • Pawang/Pelatih Anjing Pelacak (BNN)
  • Rescuer (Basarnas)
  • Kelasi/mualim/masinis (Kemenhub, Bakamla, KKP)
  • Penjaga Mecusuar/Pengamat Gunung Api (ESDM, Kemenhub)
Ikuti info menarik lainnya di cpnsbersih.com

Daftar Lowongan CPNS Daerah 2018

Sebanyak 525 pemerintah daerah (34 Pemprov, 405 Pemkab  dan 86 Pemkot) dipastikan membuka seleksi penerimaan CPNS Tahun 2018. Jumlah lowongan CPNS yang diperebutkan totalnya mencapai 186.744 formasi. Pendaftaran secara resmi dibuka pada tanggal 19 September 2018 sekaligus akan diketahui formasi masing-masing Pemda dan persyaratannya.

Daftar Instansi Daerah yang membuka pendaftaran CPNS 2018
(link tautan serta formasi akan diupdate pada waktunya)

Update
Beberapa Pemda sudah tersedia formasinya (silahkan scroll ke bawah)

ACEH

  1. Provinsi Aceh - 
  2. Kabupaten Aceh Besar
  3. Kabupaten Pidie
  4. Kabupaten Aceh Timur
  5. Kabupaten Aceh Selatan - 240 formasi
  6. Kabupaten Aceh Barat - 219 formasi 
  7. Kabupaten Aceh Tengah
  8. Kabupaten Aceh Tenggara - 63 formasi 
  9. Kabupaten Simeulue
  10. Kabupaten Bireuen - 336 formasi 
  11. Kabupaten Aceh Singkil - 247 formasi 
  12. Kabupaten Gayo Lues - 248 formasi
  13. Kabupaten Aceh Tamiang - 224 formasi
  14. Kabupaten Nagan Raya
  15. Kabupaten Aceh Jaya
  16. Kabupaten Pidie Jaya - 241 formasi 
  17. Kota Sabang
  18. Kota Banda Aceh
  19. Kota Langsa

SUMUT

  1. Provinsi Sumatera Utara
  2. Kabupaten Deli Serdang
  3. Kabupaten Karo
  4. Kabupaten Langkat
  5. Kabupaten Tapanuli Tengah
  6. Kabupaten Simalungun
  7. Kabupaten LabuhanBatu
  8. Kabupaten Dairi
  9. Kabupaten Tapanuli Utara
  10. Kabupaten Tapanuli Selatan
  11. Kabupaten Asahan
  12. Kabupaten Nias
  13. Kabupaten Toba Samosir
  14. Kabupaten Mandailing Natal
  15. Kabupaten Nias Selatan
  16. Kabupaten Humbang Hasundutan
  17. Kabupaten Pakpak Bharat
  18. Kabupaten Samosir
  19. Kabupaten Serdang Bedagai
  20. Kabupaten Padang Lawas
  21. Kabupaten Padang Lawas Utara
  22. Kabupaten BatuBara
  23. Kabupaten LabuhanBatu Selatan
  24. Kabupaten LabuhanBatu Utara
  25. Kabupaten Nias Barat
  26. Kabupaten Nias Utara
  27. Kota Medan
  28. Kota Tebing Tinggi
  29. Kota Binjai
  30. Kota Tanjung Balai
  31. Kota Sibolga
  32. Kota Gunung Sitoli

RIAU

  1. Provinsi Riau - 357 Formasi 
  2. Kabupaten Kampar
  3. Kabupaten Bengkalis
  4. Kabupaten Indragiri Hulu
  5. Kabupaten Indragiri Hilir
  6. Kabupaten Pelalawan
  7. Kabupaten Rokan Hulu
  8. Kabupaten Rokan Hilir
  9. Kabupaten Siak
  10. Kabupaten Kuantan Singingi
  11. Kabupaten Kepulauan Meranti
  12. Kota Pekanbaru
  13. Kota Dumai

KEPRI

  1. Provinsi Kepulauan Riau
  2. Kabupaten Bintan - 250 formasi
  3. Kabupaten Karimun
  4. Kabupaten Natuna
  5. Kabupaten Lingga
  6. Kabupaten Kepulauan Anambas
  7. Kota Batam
  8. Kota TanjungPinang

SUMBAR

  1. Provinsi Sumatera Barat
  2. Kabupaten Agam
  3. Kabupaten Pasaman
  4. Kabupaten Limapuluh Kota
  5. Kabupaten Solok
  6. Kabupaten Padang Pariaman
  7. Kabupaten Pesisir Selatan
  8. Kabupaten Tanah Datar
  9. Kabupaten Sijunjung
  10. Kabupaten Kep. Mentawai
  11. Kabupaten Solok Selatan
  12. Kabupaten Dharmasraya
  13. Kabupaten Pasaman Barat
  14. Kota BukitTinggi
  15. Kota Padang Panjang
  16. Kota Sawahlunto
  17. Kota Solok
  18. Kota Padang
  19. Kota Payakumbuh
  20. Kota Pariaman

JAMBI

  1. Provinsi Jambi
  2. Kabupaten Batang hari
  3. Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  4. Kabupaten Bungo
  5. Kabupaten Merangin
  6. Kabupaten Kerinci
  7. Kabupaten Sarolangun
  8. Kabupaten Tebo
  9. Kabupaten Muaro Jambi
  10. Kabupaten Tanjung Jabung Timur
  11. Kota Jambi
  12. Kota Sungai penuh

SUMSEL

  1. Provinsi Sumatera Selatan
  2. Kabupaten Musi Banyuasin
  3. Kabupaten Ogan Komering Ulu
  4. Kabupaten Muara Enim
  5. Kabupaten Musi Rawas
  6. Kabupaten Ogan Komering llir
  7. Kabupaten Banyuasin
  8. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur - 232 Formasi
  9. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
  10. Kabupaten Ogan llir
  11. Kabupaten Empat Lawang
  12. Kabupaten Musi Rawas Utara
  13. Kota Palembang
  14. Kota Pagar Alam
  15. Kota Lubuk Linggau
  16. Kota Prabumulih
  17. Kabupaten Penukal Abab Lematang llir

BABEL

  1. Provinsi Bangka Belitung
  2. Kabupaten Bangka
  3. Kabupaten Belitung
  4. Kabupaten Bangka Barat
  5. Kabupaten Bangka Tengah - 270 Formasi
  6. Kabupaten Bangka Selatan
  7. Kabupaten Belitung Timur
  8. Kota Pangkal Pinang

BENGKULU

  1. Provinsi Bengkulu
  2. Kabupaten Bengkulu Utara
  3. Kabupaten Bengkulu Selatan
  4. Kabupaten Rejang Lebong
  5. Kabupaten Kaur
  6. Kabupaten Seluma
  7. Kabupaten Mukomuko
  8. Kabupaten Kepahiang
  9. Kabupaten Lebong
  10. Kabupaten Bengkulu Tengah
  11. Kota Bengkulu

LAMPUNG

  1. Provinsi Lampung
  2. Kabupaten Lampung Selatan
  3. Kabupaten Lampung Tengah
  4. Kabupaten Lampung Utara
  5. Kabupaten Lampung Barat
  6. Kabupaten Tulang Bawang
  7. Kabupaten Tanggamus
  8. Kabupaten Way Kanan
  9. Kabupaten Lampung Timur
  10. Kabupaten Pesawaran
  11. Kabupaten Tulang Bawang Barat
  12. Kabupaten Pringsewu
  13. Kabupaten Mesuji - 284 Formasi
  14. Kabupaten Pesisir Barat
  15. Kota Metro
  16. Kota Bandar Lampung

DKI

  1. Provinsi DKI Jakarta

JABAR

  1. Provinsi Jawa Barat
  2. Kabupaten Bogor
  3. Kabupaten Sukabumi
  4. Kabupaten Bekasi
  5. Kabupaten Karawang
  6. Kabupaten Purwakarta
  7. Kabupaten Subang
  8. Kabupaten Bandung
  9. Kabupaten Sumedang
  10. Kabupaten Garut
  11. Kabupaten Tasikmalaya
  12. Kabupaten Ciamis
  13. Kabupaten Cirebon
  14. Kabupaten Indramayu
  15. Kabupaten Majalengka
  16. Kabupaten Bandung Barat
  17. Kabupaten Pangandaran
  18. Kota Bandung
  19. Kota Bogor
  20. Kota Sukabumi
  21. Kota Cirebon
  22. Kota Bekasi
  23. Kota Depok
  24. Kota Cimahi
  25. Kota Tasikmalaya
  26. Kota Banjar

BANTEN

  1. Provinsi Banten
  2. Kabupaten Serang
  3. Kabupaten Pandeglang
  4. Kabupaten Lebak
  5. Kabupaten Tangerang
  6. Kota Tangerang
  7. Kota Cilegon
  8. Kota Serang
  9. Kota Tangerang Selatan

DIY

  1. Provinsi D I Yogyakarta
  2. Kabupaten Bantul
  3. Kabupaten Sleman
  4. Kabupaten GunungKidul
  5. Kabupaten Kulon Progo
  6. Kota Yogyakarta

JATENG

  1. Provinsi Jawa Tengah
  2. Kabupaten Semarang
  3. Kabupaten Kendal
  4. Kabupaten Demak
  5. Kabupaten Grobogan
  6. Kabupaten Pekalongan
  7. Kabupaten Batang
  8. Kabupaten Tegal
  9. Kabupaten Brebes
  10. Kabupaten Pati
  11. Kabupaten Kudus
  12. Kabupaten Pemalang
  13. Kabupaten Jepara
  14. Kabupaten Rembang
  15. Kabupaten Blora
  16. Kabupaten Banyumas
  17. Kabupaten Cilacap
  18. Kabupaten Purbalingga
  19. Kabupaten Banjarnegara
  20. Kabupaten Magelang
  21. Kabupaten Temanggung
  22. Kabupaten Wonosobo
  23. Kabupaten Purworejo
  24. Kabupaten Kebumen
  25. Kabupaten Klaten
  26. Kabupaten Boyolali
  27. Kabupaten Sragen
  28. Kabupaten Sukoharjo
  29. Kabupaten Karanganyar
  30. Kabupaten Wonogiri
  31. Kota Semarang
  32. Kota Salatiga
  33. Kota Pekalongan
  34. Kota Tegal
  35. Kota Magelang
  36. Kota Surakarta

JATIM

  1. Provinsi Jawa Timur
  2. Kabupaten Gresik
  3. Kabupaten Mojokerto
  4. Kabupaten Sidoarjo
  5. Kabupaten Jombang - 428 formasi
  6. Kabupaten Sampang
  7. Kabupaten Pamekasan
  8. Kabupaten Sumenep
  9. Kabupaten Bangkalan
  10. Kabupaten Bondowoso
  11. Kabupaten Situbondo
  12. Kabupaten Banyuwangi
  13. Kabupaten Jember
  14. Kabupaten Malang
  15. Kabupaten Pasuruan
  16. Kabupaten Probolinggo
  17. Kabupaten Lumajang
  18. Kabupaten Kediri - 490 formasi
  19. Kabupaten Tulungagung
  20. Kabupaten Nganjuk
  21. Kabupaten Trenggalek
  22. Kabupaten Blitar
  23. Kabupaten Madiun
  24. Kabupaten Ngawi
  25. Kabupaten Magetan
  26. Kabupaten Ponorogo
  27. Kabupaten Pacitan
  28. Kabupaten Bojonegoro
  29. Kabupaten Tuban
  30. Kabupaten Lamongan
  31. Kota Surabaya
  32. Kota Mojokerto
  33. Kota Malang
  34. Kota Pasuruan
  35. Kota Probolinggo
  36. Kota Blitar
  37. Kota Madiun
  38. Kota Batu

KALBAR

  1. Provinsi Kalimantan Barat
  2. Kabupaten Sambas
  3. Kabupaten Sanggau
  4. Kabupaten Sintang
  5. Kabupaten Mempawah
  6. Kabupaten Kapuas Hulu
  7. Kabupaten Ketapang
  8. Kabupaten Bengkayang
  9. KabupatenLandak
  10. Kabupaten Melawi
  11. Kabupaten Sekadau
  12. Kabupaten Kubu Raya
  13. Kabupaten Kayong Utara
  14. Kota Pontianak
  15. Kota Singkawang

KALTENG

  1. Provinsi Kalimantan Tengah
  2. Kabupaten Kapuas
  3. Kabupaten Barito Utara
  4. Kabupaten Barito Selatan - 102 Formasi
  5. Kabupaten Kotawaringin Timur
  6. Kabupaten Kotawaringin Barat
  7. Kabupaten Pulang Pisau
  8. Kabupaten Gunung Mas
  9. Kabupaten Lamandau
  10. Kabupaten Sukamara
  11. Kabupaten Murung Raya
  12. Kabupaten Katingan
  13. Kabupaten Seruyan
  14. Kabupaten Barito Timur
  15. Kota Palangkaraya

KALSEL

  1. Provinsi Kalimantan Selatan
  2. Kabupaten Banjar
  3. Kabupaten Tanah Laut
  4. Kabupaten Tapin
  5. Kabupaten Hulu Sungai Selatan - 184 Formasi
  6. Kabupaten Hulu Sungai Tengah
  7. Kabupaten Barito Kuala
  8. Kabupaten Tabalong
  9. Kabupaten KotaBaru
  10. Kabupaten Hulu Sungai Utara
  11. Kabupaten Tanah Bumbu
  12. Kabupaten Balangan
  13. Kota Banjarmasin
  14. Kota Banjar Baru

KALTIM

  1. Provinsi Kalimantan Timur
  2. Kabupaten Paser
  3. Kabupaten Berau
  4. Kabupaten Kutai Barat
  5. Kabupaten Kutai Timur
  6. Kabupaten Penajam Paser Utara
  7. Kabupaten Mahakam Ulu
  8. Kota Samarinda
  9. Kota Balikpapan
  10. Kota Bontang

KALTARA

  1. Provinsi Kalimantan Utara
  2. Kabupaten Bulungan
  3. Kabupaten Malinau
  4. Kabupaten Nunukan
  5. Kabupaten Tana Tidung

SULUT

  1. Provinsi Sulawesi Utara
  2. Kabupaten Minahasa
  3. Kabupaten Bolaang Mongondow
  4. Kabupaten Kepulauan Sangihe
  5. Kabupaten Minahasa Selatan
  6. Kabupaten Kepulauan Talaud
  7. Kabupaten Minahasa Utara
  8. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
  9. Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro
  10. Kabupaten Minahasa Tenggara
  11. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
  12. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
  13. Kota Manado
  14. Kota Bitung
  15. Kota Tomohon
  16. Kota Kotamobagu

GORONTALO

  1. Provinsi Gorontalo
  2. Kabupaten Gorontalo
  3. Kabupaten Boalemo
  4. Kabupaten Pohuwato - 195 Formasi
  5. Kabupaten Bone Bolango - 273 Formasi
  6. Kabupaten Gorontalo Utara
  7. SULTENG
  8. Provinsi Sulawesi Tengah
  9. Kabupaten Poso
  10. Kabupaten Donggala
  11. Kabupaten ToliToli
  12. Kabupaten Banggai
  13. Kabupaten Buol
  14. Kabupaten Morowali
  15. Kabupaten Banggai Kepulauan
  16. Kabupaten Parigi Moutong
  17. Kabupaten Tojo Una Una
  18. Kabupaten Sigi
  19. Kabupaten Banggai Laut
  20. Kabupaten Morowali Utara
  21. Kota Palu

SULSEL

  1. Provinsi Sulawesi Selatan
  2. Kabupaten Pinrang
  3. Kabupaten Gowa
  4. Kabupaten Wajo
  5. Kabupaten Bone - 272 formasi - sumber
  6. Kabupaten Tana Toraja
  7. Kabupaten Maros
  8. Kabupaten Luwu
  9. Kabupaten Sinjai
  10. Kabupaten Bulukumba
  11. Kabupaten Bantaeng
  12. Kabupaten Jeneponto - sumber
  13. Kabupaten Kepulauan Selayar
  14. Kabupaten Takalar
  15. Kabupaten Barru
  16. Kabupaten Sidenreng Rappang
  17. Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
  18. Kabupaten Soppeng
  19. Kabupaten Enrekang
  20. Kabupaten Luwu Utara
  21. Kabupaten Luwu Timur
  22. Kabupaten Toraja Utara
  23. Kota Makassar
  24. Kota Parepare
  25. Kota Palopo

SULTENG

  1. Provinsi Sulawesi Tenggara
  2. Kabupaten Konawe
  3. Kabupaten Buton
  4. Kabupaten Muna
  5. Kabupaten Kolaka
  6. Kabupaten Konawe Selatan
  7. Kabupaten Kolaka Utara
  8. Kabupaten Bombana
  9. Kabupaten Wakatobi
  10. Kabupaten Buton Utara
  11. Kabupaten Konawe Utara
  12. Kabupaten Kolaka Timur
  13. Kabupaten Konawe Kepulauan
  14. Kabupaten Buton Selatan
  15. Kabupaten Buton Tengah
  16. Kabupaten Muna Barat
  17. Kota Kendari
  18. Kota BauBau

SULBAR

  1. Provinsi Sulawesi Barat - 280 formasi
  2. Kabupaten Mamuju Utara
  3. Kabupaten Mamuju
  4. Kabupaten Mamasa
  5. Kabupaten Polewali Mandar
  6. Kabupaten Majene
  7. Kabupaten Mamuju Tengah

BALI

  1. Provinsi Bali
  2. Kabupaten Buleleng
  3. Kabupaten Jembrana
  4. Kabupaten Klungkung
  5. Kabupaten Gianyar
  6. Kabupaten Karangasem
  7. Kabupaten Bangli
  8. Kabupaten Badung
  9. Kabupaten Tabanan
  10. Kota Denpasar

NTB

  1. Provinsi Nusa Tenggara Barat
  2. Kabupaten Lombok Barat
  3. Kabupaten Lombok Tengah
  4. Kabupaten Lombok Timur
  5. Kabupaten Bima
  6. Kabupaten Sumbawa
  7. Kabupaten Dompu
  8. Kabupaten Sumbawa Barat
  9. Kabupaten Lombok Utara
  10. Kota Mataram
  11. Kota Bima

NTT

  1. Provinsi Nusa Tenggara Timur
  2. Kabupaten Kupang
  3. Kabupaten Timor Tengah Utara
  4. Kabupaten Timor Tengah Selatan
  5. Kabupaten Alor
  6. Kabupaten Sikka - 143 Formasi
  7. Kabupaten Flores Timur
  8. Kabupaten Ende
  9. Kabupaten Manggarai
  10. Kabupaten Sumba Timur
  11. Kabupaten Sumba Barat
  12. Kabupaten Lembata
  13. Kabupaten Rote Ndao
  14. Kabupaten Manggarai Barat
  15. Kabupaten Manggarai Timur
  16. Kabupaten Sumba Barat Daya
  17. Kabupaten Nagekeo
  18. Kabupaten Sumba Tengah
  19. Kabupaten Sabu Raijua
  20. Kabupaten Malaka
  21. Kota Kupang

MALUKU

  1. Provinsi Maluku
  2. Kabupaten Maluku Tengah
  3. Kabupaten Maluku Tenggara
  4. Kabupaten Buru
  5. Kabupaten Maluku Tenggara Barat
  6. Kabupaten Kepulauan Aru
  7. Kabupaten Seram Bagian Barat
  8. Kabupaten Seram Bagian Timur
  9. Kabupaten Buru Selatan
  10. Kabupaten Maluku Barat Daya
  11. Kota Ambon
  12. Kota Tual

MALUKU UTARA

  1. Provinsi Maluku Utara
  2. Kabupaten Halmahera Barat
  3. Kabupaten Halmahera Tengah
  4. Kabupaten Kepulauan Sula
  5. Kabupaten Halmahera Selatan
  6. Kabupaten Halmahera Utara
  7. Kabupaten Halmahera Timur
  8. Kabupaten Pulau Morotai
  9. Kabupaten Pulau Taliabu
  10. Kota Ternate
  11. Kota Tidore Kepulauan

PAPUA

  1. Provinsi Papua
  2. Kabupaten Jayapura
  3. Kabupaten Biak Numfor
  4. Kabupaten Kepulauan Yapen
  5. Kabupaten Merauke
  6. Kabupaten Jayawijaya
  7. Kabupaten Nabire
  8. Kabupaten Puncak Jaya
  9. Kabupaten Paniai
  10. Kabupaten Mimika
  11. Kabupaten Boven Digoel
  12. Kabupaten Mappi
  13. Kabupaten Asmat
  14. Kabupaten Yahukimo
  15. Kabupaten Pegunungan Bintang
  16. Kabupaten Tolikara
  17. Kabupaten Sarmi
  18. Kabupaten Keerom
  19. Kabupaten Waropen
  20. Kabupaten Supiori
  21. Kabupaten Mamberamo Raya
  22. Kabupaten Mamberamo Tengah
  23. Kabupaten Lanny Jaya
  24. Kabupaten Yalimo
  25. Kabupaten Nduga
  26. Kabupaten Dogiyai
  27. Kabupaten Puncak
  28. Kabupaten Deiyai
  29. Kabupaten Intan Jaya
  30. Kota Jayapura

PAPUA BARAT

  1. Provinsi Papua Barat
  2. Kabupaten Sorong Selatan
  3. Kabupaten Raja Ampat
  4. Kabupaten Manokwari
  5. Kabupaten Teluk Bintuni
  6. Kabupaten Teluk Wondama
  7. Kabupaten Fak-Fak
  8. Kabupaten Kaimana
  9. Kabupaten Tambrauw
  10. Kabupaten Maybrat
  11. Kabupaten Pegunungan Arfak
  12. Kabupaten Manokwari Selatan
  13. Kota Sorong


Tanya Jawab Pendaftaran CPNS 2018 di SSCN BKN

Perjuangan pelamar CPNS sejatinya sudah dimulai ketika proses pendaftaran sudah dimulai. Pendaftaran CPNS yang berbasis online di SSCN BKN membutuhkan kesiapan dan ketelitian terutama dalam membaca persyaratan dan ketentuan penerimaan CPNS. 

Setiap instansi yang membuka pendaftaran CPNS pasti akan mencantumkan informasi umum, kriteria pelamar, persyaratan mapun tata cara pendaftaran yang mutlak harus dipenuhi ketika pelamar memilih instansi tersebut.

Tidak ada toleransi jika ada ketidaksesuaian antara formulir registras (online) yang diisikan dengan dokumen yang diupload. Panitia dengan mudah akan memberikan keputusan untuk tidak meloloskan berkas sehingga pelamar dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. 

Data tahun 2017 menunjukkan fakta yang cukup mencengangkan dari 2.442.769 Peserta mendaftar seleksi CPNS sebanyak 1.090.246 peserta atau hampir separuhnya (sekitar 45%) tidak lolos seleksi administrasi. Rinciannya periode I sebanyak 541.664 pendaftar dinyatakan lulus seleksi administrasi dari 1.146.844 pendaftar, Periode II dari 1.295.925 pelamar yang registrasi hanya 548.582 peserta gagal pada tahap awal administrasi.


Data di atas bukan untuk menakut-nakuti namun justru akan membuat pendaftar CPNS untuk lebih hati-hati dalam melakukan proses pendaftaran. Sekali lagi telitilah semua persyaratan dan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh panitia baik dari instansi yang dilamar maupun dari SSCN BKN. 

Dalam kesempatan ini admin akan mengutip laman tanya jawab dari website resmi bkn.go.id yang sangat penting untuk diketahui dan dapat dijadikan panduan bagi pelamar CPNS tahun 2018. FREQUENTLY ASKED QUESTION (FAQ) atau berbagai pertanyaan umum yang sering ditanyakan terkait:
  1. Pendaftaran
  2. Persyaratan
  3. Perbaikan Data
  4. Permasalahan mengenai Cetak
  5. Dokumen
  6. Koneksi 
  7. Login
  8. Aduan

A. PENDAFTARAN 

Apakah SSCN itu?
SSCN atau Sistem Seleksi CPNS Nasional adalah situs resmi pendaftaran CPNS secara nasional sebagai pintu pendaftaran pertama seleksi CPNS ke seluruh Instansi baik Pusat maupun Daerah dan dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara RI sebagai Panitia Seleksi CPNS Nasional. SSCN dapat diakses dengan alamat https://sscn.bkn.go.id.

Bagaimana cara mendaftar seleksi CPNS?
Untuk mendaftar seleksi CPNS, silahkan masuk ke portal https://sscn.bkn.go.id.

Siapa saja yang bisa mendaftar pada Seleksi CPNS?
Warga Negra Indonesia yang berkeinginan dan memenuhi syarat sesuai aturan tiap-tiap instansi (Formasi, Jabatan, dll) selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi.

Bagaimana jika data Kependudukan dan Catatan Sipil (KTP) saya tidak sesuai dengan ijazah?
Hubungi Kantor DUKCAPIL setempat sesuai alamat KTP, atau DUKCAPIL PUSAT untuk melakukan perbaikan data sesuai dengan dokumen resmi (ijazah) yang Anda miliki.
Kontak DITJEN DUKCAPIL dapat dilihat pada tautan berikut http://dukcapil.kemendagri.go.id/contact.
Layanan Helpdesk Ditjen Dukcapil (Call Center : 02130493838)

Bagaimana jika data NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK Kepala Keluarga tidak sesuai?
Apabila terdapat ketidak sesuaian data antara NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK Kepala Keluarga, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data ke Kantor DUKCAPIL setempat sesuai alamat KTP, atau DUKCAPIL PUSAT untuk melakukan perbaikan data sesuai dengan dokumen resmi (ijazah) yang Anda miliki.

Bagaimana pengisian data nama yang benar?
Nama yang diisikan adalah Nama TANPA GELAR

Bagaimana bila salah memasukkan "Nama" identitas saya?
Nama anda tidak dapat diubah, namun dapat perbaiki ketika anda telah lulus seleksi CPNS pada proses Pendaftaran Ulang. Maka tidak menjadi masalah bila saat tes seleksi CPNS nama anda kurang/lebihan huruf, salah nama, dan lain-lain.

Apakah saya dapat melamar lebih dari 1 (satu) jabatan?
Untuk formasi CPNS tahun 2018, setiap pelamar CPNS HANYA dapat mendaftar 1 (satu) formasi jabatan pada 1 (satu) instansi dalam 1 (satu) kali periode pendaftaran.

Apakah yang dimaksud periode pendaftaran?
Periode pendaftaran adalah satu kurun waktu tertentu dimana ada beberapa instansi yang membuka pendaftaran pada saat yang bersamaan.

Bagaimana jika kode Captcha tidak terbaca atau tidak tampil?
Lakukan clear history(bersikan riwayat dan cookies) kemudian refresh browser Anda dengan tekan (ctrl + f5).

Bagaimana jika data tempat lahir saya tidak ada di referensi?
Data tempat lahir yang digunakan sampai pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan data tempat lahir yang anda ketikkan benar. Jika masih membutuhkan penambahan referensi maka anda dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik link tombol HelpDesk HelpDesk SSCN 2018.

Data tempat lahir yang digunakan sampai pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan data tempat lahir yang anda ketikkan benar. Jika masih membutuhkan penambahan referensi maka anda dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik link tombol HelpDesk HelpDesk SSCN 2018.

Sudah melakukan pendaftaran akun SSCN 2018, apakah bisa langsung login untuk melanjutkan pengisian biodata pendaftaran?
Setelah anda melakukan pendaftaran akun SSCN 2018, maka anda dapat langsung melakukan pengisian biodata pendaftaran dengan login menggunakan NIK dan password yang sudah dibuat.

Dapatkah saya mengganti/membatalkan instansi yang telah saya pilih?
Anda tidak dapat mengganti instansi yang telah anda pilih apabila anda sudah menekan tombol kirim.

B. PERSYARATAN

Berapa Batas Usia Pelamar CPNS Tahun 2018?
Batas usia pelamar CPNS Tahun 2018 sesuai dengan pengumuman persyaratan pada masing-masing instansi.

Bolehkah menggunakan surat keterangan lulus untuk pendaftaran?
Surat Keterangan Lulus tidak dapat digunakan untuk persyaratan melamar CPNS Tahun 2018.

Bolehkah memilih formasi yang lebih rendah dari ijazah yang saya miliki? 
Misal: Saya memiliki ijazah S1 untuk melamar formasi D3
Gunakan Ijazah untuk melamar sesuai dengan formasi dan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan.

Apakah Akreditasi Jurusan yang digunakan saat mendaftar adalah status akreditasi pada saat pelamar lulus atau akreditasi saat ini?
Akreditasi yang diakui adalah status akreditasi yang tertera saat peserta lulus studi.

Apakah ada persyaratan khusus lainnya?
Masing-masing instansi mempunyai persyaratan khusus. Untuk itu, harap calon peserta seleksi membaca secara cermat dan teliti sebelum memutuskan mendaftar / memilih salah satu formasi.

C. PERBAIKAN DATA

Apakah boleh memperbaiki data yang sudah dikirim?
Anda TIDAK DAPAT memperbaiki data yang sudah di kirim, sehingga Anda harus BERHATI-HATI dalam mengisi data. Apabila ternyata masih ada data yang perlu diperbaiki setelah dikirim maka data tersebut hanya dapat diperbaiki pada saat setelah lulus ujian dan akan diproses pada pemberkasan penetapan NIP.

Bagaimana cara mengubah pilihan instansi pendaftaran?
Jika Anda belum menekan tombol "simpan" pada pendaftaran maka Anda masih dapat merubah pilihan instansi yang dilamar, namun jika Anda telah selesai melakukan pendaftaran maka Anda TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yg dilamar.

D. PENCETAKAN KARTU

Bagaimana jika hasil cetak Kartu Pendaftaran SSCN 2018 tidak sesuai dengan isian?
Lakukan clear history/bersihkan riwayat pelacakan, cache, cookies kemudian refresh browser Anda dengan tekan (ctrl + f5).

Bagaimana jika kartu pendaftaran atau kartu ujian saya hilang?
Anda dapat mencetak ulang Kartu Informasi Akun, Kartu Pendaftaran SSCN, Kartu Peserta Ujian melalui login ke portal SSCN.

Bagaimana cara mencetak ulang Kartu Informasi Akun SSCN 2018?
Silahkan lakukan Log In ke portal SSCN dengan menggunakan NIK dan password yang telah Anda daftarkan pilih menu Riwayat.

Bagaimana cara mencetak ulang Kartu Pendaftaran SSCN 2018?
Silahkan lakukan Log In ke portal SSCN dengan menggunakan NIK dan password yang telah Anda daftarkan pilih menu Riwayat.

Bagaimana cara mencetak ulang Kartu Peserta Ujian CPNS 2018?
Silahkan lakukan Log In ke portal SSCN dengan menggunakan NIK dan password yang telah Anda daftarkan pilih menu Riwayat.

E. DOKUMEN

Tidak bisa upload (unggah) dokumen?
Pastikan ukuran file yang akan di upload tidak melebihi 300 Kb per file, format file dalam bentuk PDF, apabila melebihi ukuran tersebut maka dengan otomatis file atau berkas yang akan anda upload atau kirim akan gagal atau ditolak.

Bagaimana cara upload (unggah) dokumen persyaratan?
Pastikan ukuran file yang akan di upload tidak melebihi 300 Kb, format file dalam bentuk PDF, selanjutnya buka link BUKU PETUNJUK PENDAFTARAN SSCN 2018 v.1.

Berapa ukuran file yang diupload?
- Pas Foto berwarna maksimal 200 Kb.
- Dokumen lain maksimal 300 Kb per dokumen.

Bagaimana agar proses upload dokumen dapat lebih cepat?
Bersihkan riwayat pelacakan, cache, cookies, gunakan koneksi internet yang cukup stabil, gunakan koneksi internet yang menyediakan space bandwith cukup sehingga dalam pengiriman file atau berkas tidak mengalami kendala.

Dokumen apa saja yang harus di upload?
Persyaratan dokumen apa saja yang harus di upload dapat di lihat pada pengumuman pendaftaran instansi.

Saya sudah melamar secara online, apakah perlu mengirimkan berkas fisik untuk seleksi administrasi?
Anda dapat memperhatikan pengumuman dan menyiapkan berkas-berkas tersebut ketika dibutuhkan pada tahapan tes tertentu

Apakah saya bisa mengupload ulang dokumen yang sudah saya upload?
Dokumen yang sudah di upload TIDAK DAPAT di upload ulang. Anda HARUS berhati-hati dalam mengunggah dokumen dan pastikan sesuai dengan persyaratan, cek ulang kembali sebelum melakukan proses upload.

F. KONEKSI

Bagaimana jika website yang diakses lambat atau tidak dapat diakses?
Pastikan koneksi internet Anda dalam kondisi stabil. Pastikan layanan internet yang digunakan mempunyai cukup bandwidth. Pastikan Browser yang digunakan adalah yang terbaru.

Bagaimana Jika saat pengisian pendaftaran koneksi terputus?
Pastikan Koneksi internet yang digunakan dalam kondisi stabil. Refresh ulang browser yang digunakan. Ulangi proses pendaftaran.

G. LOGIN

Bagaimana jika saya Lupa Password?
Silahkan Menuju Helpdesk SSCN Menu Login -> Lupa Password.

Bagaimana jika saya Lupa Jawaban Pengaman-1?
Silahkan Menuju Helpdesk SSCN Menu Login -> Lupa Jawaban Pengaman-1.

Bagaimana jika saya Lupa Jawaban Pengaman-2?
Silahkan Menuju Helpdesk SSCN Menu Login -> Lupa Jawaban Pengaman-2.

Tidak ada tombol "REGISTRASI" (DAFTAR) pada formulir pendaftaran, apa yang harus saya lakukan?
Pendaftaran hanya dapat dilakukan sesuai jadwal pendaftaran. Tidak ada tombol daftar berarti jadwal pendaftaan belum dibuka atau sudah ditutup.

Pada saat login SSCN, muncul konfirmasi "User Tidak Ditemukan", bagaimana solusinya?
Cek kembali Kartu Informasi Akun SSCN Anda, pastikan username yang Anda ketikkan sesuai dengan username pada Kartu tersebut. jika masih mengalami kendala, Anda dapat menghubungi HelpDesk SSCN 2018. Kami akan melakukan pengecekan pada database SSCN 2018, beberapa dokumen (FC KTP, KK) akan dibutuhkan sebagai bukti pencarian data.

Khusus Formasi Umum pada daerah dengan kategori Terdepan/ Terluar/ dan Terpencil :
Bagaimana Kebijakan penambahan nilai untuk formasi pada daerah dengan kategori Terdepan/ Terluar/ dan Terpencil?
Pendaftaran Formasi Umum pada daerah kategori terdepan, terluar, dan terpencil, sesuai dengan peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggi TAhun 2015 s/d 2019, diberikan tambahan nilai SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) sebesar 10 (Sepuluh )dengan skala minimum 0 (nol) s/d 100 (seratus).

Khusus Guru dengan Sertifikasi :
Bagaimana kebijakan penambahan nilai untuk Guru yang memiliki Sertifikasi?
Pendaftaran Formasi Umum pada Jabatan Guru pada Instansi Daerah yang sudah memiliki Sertifikasi Pendidik yang dikeluarkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, diberikan tambahan nilai SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) sebesar 10 (Sepuluh ) dengan skala minimum 0 (nol) s/d 100 (seratus).

Catatan penulis: Berdasarkan Permenpan No 36 tahun 2018 Pendaftar formasi umum jabatan Guru yang memiliki sertifikasi pendidik yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tidak diperlukan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang. Sertifikasi pendidik sebagai pengganti Seleksi Kompetensi Bidang yang nilainya sebesar nilai maksimal Seleksi Kompetensi Bidang;


H. ADUAN

Bagaimana mengetahui Instansi yang saya lamar menggunakan Portal SSCN atau Portal Instansi Mandiri?
Silahkan hubungi Call Center setiap Instansi yang akan dilamar atau silahkan lihat pengumuman lamaran setiap Instansi pada website masing-masing Instansi.

Bagaimana jika saya ingin menghubungi Call Center Instansi yang saya lamar?
Silahkan menuju menu/tombol Call Center pada https://sscn.bkn.go.id.

Apakah ada biaya pendaftaran CPNS?
Pendaftaran CPNS ini TIDAK DIKENAKAN BIAYA. Segera LAPORKAN apabila ada oknum yang meminta sejumlah uang.

Ada oknum yang meminta sejumlah uang untuk dapat meloloskan seleksi CPNS
Hati-hati PENIPUAN!!! Segera LAPORKAN kepada PANSELNAS BKN atau pihak berwajib apabila Anda menemukan orang yang mengaku dapat meloloskan seleksi CPNS.


Seputar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018

Pelamar CPNS yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebagai salah satu tahap seleksi CPNS. Kompetensi Dasar adalah kemampuan dan karakteristik dalam diri seseorang berupa pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang menjadi ciri-ciri seorang Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia. Tes Seleksi Kompetensi Dasar (TKD) dengan CAT terdiri atas: 
  1. TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) 35 soal, 
  2. TIU (Tes Intelegensia Umum) 30 soal, dan 
  3. TKP (Tes Karakteristik Pribadi) 35 soal
Materi atau isi-kisi SKD dijelaskan secara lengkap pada Permenpan dan RB No. 36 Tahun 2018 tentang Kriteria kebutuhan PNS dan pelaksanaan CPNS Tahun 2018, namun secara singkat materi masing-masing tes dapat dijelaskan sebagai berikut:

TWK (Tes Wawasan Kebangsaan): menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan implementasi nilai 4 Pilar Kebangsaan Indonesia: Pancasila, UUD1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI (sistem tata negara, sejarah perjuangan, peranan dalam regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar).

TIU (Tes Intelegensia Umum): menilai kemampuan verbal yaitu kemampuan [menyampaikan informasi secara lisan dan tulis, numerik: operasi perhitungan angka dan melihat hubungan angka, berpikir logis: penalaran secara runtut dan sistematis, dan berpikir analitis: mengurai suatu permasalahan scr sistematik].

TKP (Tes Karakteristik Pribadi): menilai integritas diri, semangat prestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pelayanan, kemampuan [adaptasi, mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan belajar berkelanjutan, bekerja sama dalam kelompok, dan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain].

Peserta SKD akan diujikan sebanyak 90 soal berbentuk pilihan ganda dengan waktu pengerjaan selama 90 menit. Berarti peserta mempunyai waktu dibawah 1 menit untuk mengerjakan setiap soal tepatnya 55 detik/soal.

Dengan adanya ambang batas (passing grade) pejuang CPNS tidak boleh memprioritaskan salah satu tes SKD. Seperti diketahui nilai ambang batas ditetapkan sama dengan tahun 2017 sebanyak 298 dengan rincian Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebesar 75. 

Percuma jika total nilai tinggi (di atas 298) namun ada salah satu bidang skornya kurang dari ambang batas, ujungnya gagal melaju ke tahap Seleksi Kompetnsi Bidang (SKB).

Sistem penilaian Seleksi Kompetensi Dasar



Keterangan:
  • Setiap soal (TWK dan TIU) yang jawabannya benar mendapat nilai 5
  • Setiap soal (TWK dan TIU) yang jawabannya salah mendapat nilai 0
  • Setiap Soal TKP tidak ada jawaban benar ataupun salah, nilai terkecil mendapat nilai 1 dan nilai terbesar mendapat nilai 5 (Skala 1-2-3-4-5)
  • Total nilai tertinggi (TWK, TIU dan TKP) adalah 500 (semua jawaban benar) dan nilai terendah 35.
Dengan memperhatikan sistem penilaian di atas dan ambang batas 2018 maka strateginya peserta harus mampu mengerjakan jumlah soal seperti berikut:
  • TWK soal yang benar minimal 75/5 : 15 soal
  • TIU soal yang benar minimal 80/5 : 16 soal
  • TKP soal dengan skor tertinggi minimal 143/5 : 29 soal
Berdasarkan pengalaman tes CPNS terdahulu banyak peserta yang gagal di kelompok soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Hal ini disebabkan materinya memang sangat banyak (tidak terbatas), selain itu peserta juga minimal mengikuti perkembangan berita aktual yang menyangkut poltik nasional/internasional mapun ekonomi.

Data SKD CPNS 2017 juga menunjukkan bahwa mayoritas peserta SKD gagal melewati passing grade. Dari sejumlah 912.574 yang hadir mengikuti tes SKD berbentuk CAT hanya 138.214 yang lulus atau hanya 15.15% yang memempunyai kesempatan untuk mengikuti tes selanjutnya.


Intinya persiapan yang sungguh-sungguh dengan belajar materi ujian serta berlatih mengerjakan soal-soal akan membantu peserta menghadapi SKD ini.

Info Awal Penerimaan CPNS 2018

Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria kebutuhan PNS dan pelaksanaan CPNS Tahun 2018 secara gamblang sudah menetapkan alokasi kebutuhan CPNS untuk tahun 2018. Penetapan kebutuhan secara nasional tahun 2018 berdasarkan prinsip Zero Growth dengan total alokasi penetapan kebutuhan untuk Instansi Pusat dan Daerah sejumlah 238.015 dengan rincian:
  1. Instansi Pusat sebanyak 51.271 untuk 76 kementerian/lembaga (K/L)
  2. Instansi Daerah sebanyak 186.744 untuk 525 pemerintah daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota.
Prioritas penetapan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 untuk:
  • bidang pendidikan;
  • bidang kesehatan;
  • bidang infrastruktur;
  • Jabatan Fungsional; dan
  • jabatan teknis lain.
Formasi guru dan dosen yang menjadi prioritas dalam penerimaan CPNS 2018 dialokasikan formasi sebanyak 122.454 dengan rincian:
  • Guru Madrasah Guru Madrasah Kementerian Agama: 12.000
  • Dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama: 14.454
  • Guru Kelas dan Mata Pelajaran (Pemda) : 88.000
  • Guru Agama (Pemda): 8.000
Sedangkan tenaga kesehatan Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis disediakan kuota 60.315 formasi. Sisanya dirinci lagi untuk formasi Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.


Jadwal


Pendaftaran peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil dilakukan serentak secara daring/online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara melalui portal pendaftaran online sscn.bkn.go.id. 

Jadwal pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 diatur secara bersama antara Pejabat Pembina Kepegawaian dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara rencananya mulai dibuka antara tanggal 16 - 20 September 2018 tergantung kesiapan Pemda dengan rentang waktu pendaftaran sekitar 2 minggu.

Jadwal tentatif pelaksanaan seleksi CPNS 2018

Poin Penting CPNS 2018

  • Instansi wajib mengumumkan penetapan kebutuhan yang antara lain berisi persyaratan pelamar, jumlah lowongan jabatan,kualifikasi pendidikan, waktu, dan alamat pendaftaran.
  • Setiap Instansi harus membentuk call center dan help desk dalam rangka melayani dan memberikan penjelasan atas pertanyaan serta menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
  • Calon pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) Instansi Pemerintah dan 1 (satu) formasi jabatan
  • Peserta bebas memilih lokasi CAT
  • Upload dokumen secara elektronik
  • Instansi Pusat dapat mengelompokkan formasi jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama, namun unit/satuan kerja penempatannya berbeda.
  • Calon pelamar merupakan lulusan dari SMA/sederajat yang sudah terdaftar di Kemendikbud dan/atau Kementerian Agama, dan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan Program Studi yang terakreditasi dalam BAN-PT dan terdaftar di Forlap Kemenristek Dikti  saat kelulusan. (berarti minimal akreditasi C baik perguruan tinggi maupun program studi).

Ambang Batas (Passing Grade) CPNS 2018

Nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil.

Pertimbangan utama adanya ambang batas atau passing grade CPNS adalah untuk menjamin terpenuhinya kompetensi dasar oleh setiap Calon Pegawai Negeri Sipil diperlukan alat ukur berupa nilai ambang batas tertentu dalam seleksi CPNS. Pengaturan mengenai nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar agar menghasilkan Calon Pegawai Negeri Sipil yang berkualitas dan kompeten.

Ambang batas TKD sangat krusial bagi pelamar CPNS untuk dapat lolos ke tahap berikutnya. Syarat mutlak untuk bisa maju tahap selanjutnya harus memenuhi ambang batas semua tes yang diujikan. Seperti tahun sebelumnya Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2018 tesnya meliputi:

a. Tes Karakteristik Pribadi (TKP);
b. Tes Intelegensia Umum (TIU); dan
c. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Kementerian PAN dan RB secara resmi sudah menerbitkan Permenpan No 37 Tahun 2018 tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar pengadaaan CPNS tahun 2018. Nilai ambang batas ditetapkan sebesar 298 dengan rincian Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebesar 75. Nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar CPNS 2018 ini tidak berubah dibandingkan dengan tahun 2017.

Ambang Batas CPNS 2018
Berlaku untuk formasi Umum

Ambang Batas CPNS 2013 s/d 2018



Keterangan: Tahun 2015 dan 2016 tidak ada penerimaan CPNS


Ambang Batas Formasi Khusus

Satu hal yang berbeda dengan seleksi CPNS tahun sebelumnya yakni nilai ambang batas ditetapkan berlainan untuk peserta yang mendaftar pada formasi khusus seperti Cumlaude, disabilitas, Putra Putri paua dn lain-lain. Jadi ada beberapa nilai ambang batas tergantung sumber formasinya. 

Pada penerimaan CPNS tahun 2017 aturannya hanya disebutkan bahwa nilai ambang tidak berlaku bagi peserta yang mendaftar pada jenis formasi cumlaude, penyandang disabilitas dan putra-putri Papua/Papua Barat tanpa menetapkan nilai ambang batas untuk formasi khusus tersebut. Sedangkan pada tahun ini untuk formasi khusus ditetapkan passing grade-nya.

Formasi dalam jenis penetapan kebutuhan khusus pada penerimaan CPNS 2018 meliputi:

a. Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude);
b. Penyandang Disabilitas;
c. Putra/Putri Papua dan Papua Barat;
d. Olahragawan Berprestasi Internasional; dan
e. Diaspora;
f. Tenaga Guru dan Tenaga Medis/Paramedis dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II

Perbedaan mendasar ambang batas formasi khusus dibandingkan dengan formasi umum bisa dijelaskan sebagai berikut:
  • Nilai ambang batas formasi umum minimal 298 dengan semua jenis tes Seleksi Komptensi Dasar (SKD) harus memenuhi nilai minimal.
  • Nilai ambang batas formasi khusus yang menjadi kriteria adalah nilai minimal kumulatif dan hanya nilai TIU yang harus memenuhi passing grade, sedangkan untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tidak ditentukan nilai minimalnya, namun jumlah nilai keseluruhan tes harus memenuhi nilai kumulatif untuk lanjut ke tahap berikutnya. 
  • Nilai kumulatif formasi khusus ditetapkan sebesar 298 dan 260 (tergantung jenis formasi).
Ambang Batas CPNS 2018 Formasi Khusus



Keterangan: Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dan  Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tanpa ambang batas.

Dapat dicontohkan misalnya peserta dengan formasi khusus jalur Cumlaude untuk bisa lolos ke tahap selanjutnya maka Nilai Total yang harus diperoleh minimal 298 dengan syarat Nilai TIU minimal 85, sedangkan nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tidak ditentukan batas terendah asalkan nilai akumulatif minimal 298.

Pengecualian nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar juga dikenakan bagi jabatan-jabatan:

a. Dokter Spesialis dan Instruktur Penerbang nilai kumulatif  Seleksi Kompetensi Dasar paling sedikit 298 (dua ratus sembilan puluh delapan), dengan nilai TIU sesuai Passing Grade. Jadi passing grade Tes Intelegensia Umum (TIU) : 80, dua jenis tes lainnya (TKP dan TWK) tanpa passing grade

b. Jabatan Juru Ukur, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, Penjaga Mercu Suar, Pelatih/Pawang Hewan, dan Penjaga Tahanan nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi formasi paling sedikit 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling sedikit 70, dua jenis tes lainnya (TKP dan TWK) tanpa passing grade.

Penerimaan CPNS 2018

Dipastikan seleksi penerimaan CPNS 2018 akan digelar pada tahun ini. Pengumuman resmi nantinya akan disampaikan oleh Kemenpan RB. Penerimaan CPNS tahun 2018 akan diprioritaskan pada tenaga di bidang pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

Formasi CPNS 2018

Sampai saat ini Kementerian PANRB masih dalam proses validasi jumlah formasi CPNS 2018. Jumlah formasi yang dibuka berkisar pada angka 220.000 untuk semua instansi baik pusat maupun daerah. Formasi adalah jumlah dan susunan jabatan PNS (JA, JF dan JPT) yang dibutuhkan satuan organisasi, ditetapkan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan jenis, sifat dan beban kerja.




Proses Penyusunan Formasi PNS
  1. Instansi Pusat dan Daerah mengusulkan Formasi
  2. BKN, Kementerian LN memberikan pertimbangan teknis
  3. Menpan meminta pendapat ke Menteri Keuangan
  4. Menteri Keuangan memberikan pendpt ttg ketersediaan anggaran belanja pegawai
  5. Menpan memberikan persetujuan prinsip formasi
  6. Instansi Pusat dan Daerah menyampaikan rincian tambahan alokasi formasi
  7. Menpan menetapkan Formasi PNS Pusat dan persetujuan Formasi PNS Daerah

Tahapan Seleksi CPNS 2018

Pengadaan PNS di Instansi Pemerintah dilakukan berdasarkan pada penetapan kebutuhan PNS dan dilakukan secara nasional untuk menjamin kualitas PNS. Tahapan pengadaan CPNS di atur dalam PP No Tahun 2017 tentang manajemen PNS. Proses pelaksanaan pengadaan CPNS dari pelamar umum pada tahun 2017 lalu melalui tahapan sebagai berikut:
  1. Pengumuman CPNS
  2. Pendaftaran CPNS
  3. Seleksi Berkas Administrasi
  4. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT. 
  5. Pengolahan dan Pengumuman Hasil SKD oleh Panselnas dan diumumkan pula oleh instansi masing-masing secara online.
  6. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilakukan menggunakan CAT dan dapat ditambah dengan tes lainnya sesuai dengan kebutuhan jabatan. Dalam hal instansi belum siap untuk melaksanakan seleksi kompetensi bidang menggunakan CAT, instansi dapat melakukan minimal 2 (dua) bentuk tes, antara lain: tes praktik kerja (dengan materi dan penguji yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan jabatan), tes fisik/kesamaptaan, psikologis, kesehatan jiwa, dan wawancara sesuai yang dipersyaratkan oleh Jabatan;
  7. Pengolahan hasil integrasi nilai SKD dan SKB dilakukan oleh PANSELNAS dengan Bobot hasil integrasi nilai seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang yaitu : 40% : 60%.
  8. Pengumuman peserta yang dinyatakan lulus dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian berdasarkan hasil integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar dan nilai Seleksi Kompetensi Bidang dari PANSELNAS.

Infrastruktur

Diperkirakan jumlah pendaftar CPNS 2018 nantinya mencapai 8 hingga 10 Juta orang. Untuk mengantisipasi lonjakan traffik pendaftar, BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading ) laman resmi sscn.bkn.go.id. 

Dengan banyaknya pelamar baik pusat maupun daerah maka sebagai persiapan pelaksanaan SKD dan SKB yang menggunakan computer assisted test (CAT), BKN akan menambah titik-titik lokasi SKD dan SKB akan berada di 34 provinsi dengan memperhitungkan jarak dan kendala transportasi peserta.

Diantaranya BKN sedang menjajaki kerja sama dengan BKD/BKPSDM/BKPP di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota yang memiliki fasilitas CAT. Selain itu penjajakan serupa dilakukan pula dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki fasilitas UKG dan UNBK.

Kendala

Pengalaman pelaksanaan seleksi CPNS 2017 pertanyaan pendaftar CPNS yang paling banyak diajukan ke Helpdesk BKN adalah:
  1. NIK/KK tidak ditemukan, 
  2. Salah memasukkan data. 
  3. Syarat pendaftaran.
Perihal Nomor NIK dan KK yang tidak terdaftar sebaiknya mulai sekarang calon pelamar CPNS  agar memastikan data kependudukannya terlebih dahulu dengan menghubungi nomor atau akun di bawah ini:


Sangat disarankan saat mendaftar di portal web SSCN agar menggunakan PC/laptop. Jika memakai smartphone ada fitur SSCN yang tidak kelihatan sehingga malah menyulitkan pendaftar. Ingat jangan sampai salah memasukkan data, pengalaman tahun kemarin data yang sudah masuk tidak dapat diubah.

Sebelum mendaftar ke instansi yang dituju, pastikan telah mempersiapkan dan me-scan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran.

Dokumen tersebut terdiri dari :
  1. Kartu Keluarga
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Ijazah
  4. Transkrip Nilai
  5. Pas foto
  6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar
Pendaftar harus memastikan jenis/type file (jpg/pdf) serta ukuran file yang akan diupload di sistem SSCN, karena sistem akan membatasi ukuran maksimal file yang bisa diunggah. Jika ukuran file melebihi dari ketentuan otomatis sistem akan menolak. Namun perlu diperhatikan juga kualitas hasil scan dokumen apakah bisa dibaca atau malah menjadi kabur. 

Hasil scan yang kurang jelas (atau file corrupted) akan merugikan pendaftar. Tahun lalu ada kebijaksanaan bagi pendaftar yang hasil unggah dokumennya tidak terbaca oleh sistem untuk meng-upload ulang.


Pemakaian aplikasi atau sofware yang tepat menjadi penting untuk dapat menghasilkan ukuran file yang kecil namun dengan hasil yang masih bagus/jelas. Pilihan aplikasi untuk memperkecil ukuran file pdf banyak tersedia secara online, tinggal kreatifitas para pelamar CPNS untuk mencari dan mencobanya.

Ikuti terus perkembangan CPNS 2018 di cpnsbersih.com.

Jadwal Penerimaan Anggota Polri 2018 - Akpol, Bintara dan Tamtama

Penerimaan anggota Polri TA 2018 untuk Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama resmi dibuka untuk pendaftar umum. Pendaftaran secara online bisa dulakukan mulai Senin tanggal 26 Maret 2018. Berdasarkan surat dari Polri rangkaian jadwal seleksi Penerimaan terpadu calon Taruna Akpol, Bintara Polri (PTU), Tamtama Polri dan Bintara Polri (Kompetensi Khusus) T.A. 2018 berakhir pada tanggal 3 Agustus 2018 seiring diumumkannya kelulusan akhir Bintara Polri.

Polri sudah menetapkan besaran Kuota calon Taruna Akpol, Bintara Polri (PTU), Tamtama Polri dan Bintara Polri (Kompetensi Khusus) dengan alokasi sebegai berikut:
  1. Taruna Akpol sebanyak 250 orang terdiri 230 Pria dan 30 Wanita
  2. Bintara Polri sebanyak 8400 orang dengan rincian 8.000 Polki dan 400 Polwan
  3. Tamtama sebanyak 300 orang
Untuk bintara Polri dengan Kompetensi Khusus dibuka untuk Bintara TI, Bintara Musik, Bintara Penerbangan, Bintara Pelayaran dan Bintara Kimia. Pendaftaran secara online melalui website resmi yakni http://penerimaan.polri.go.id/

Berikut jadwal lengkap penerimaan terpadu Polri - Akpol, Bintara dan tamtama 2018

1. 26 Maret-11 April: Kampanye dan Pendaftaran Online
2. 26 Maret-12 April: Verifikasi Calon dan Dokumen
3. 3-15 April: Pemeriksaan Administrasi Awal, pengumuman dan kirim hasil (Akpol, Bintara dan Tamtama) - Ukur Tinggi dan Berat Badan oleh Tim Rikmin, Tim Rikkes dan Tim Uji Jasmani) - pengumuman dan kirim hasil tanggal 15 April
4. 13 April: Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Calon Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Serta Orang Tua/Wal
5. 16-19 April: Pemeriksaan Psikologi-1, pengumuman dan kirim hasil.
  • 16 April: - Rikpsi - I Akpol (pengumuman dan kirim hasil tanggal 16 April). 
  • 17-18 April: - Rikpsi - I Bintara (pengumuman dan kirim hasil tanggal 18 April).
  • 19 April: - Rikpsi - I Tamtama (pengumuman dan kirim hasil tanggal 19 April)
6. 20 April-7 Mei: Pemeriksaan Kesehatan - I, pengumuman dan kirim hasil
  • 20-22 April: - Rikkes - I Akpol (pengumuman setiap hari dan kirim hasil tanggal 22 April)
  • 23 April-4 Mei: - Rikkes - I Bintara (pengumuman setiap hari dan kirim hasil tanggal 4 Mei)
  • 5-7 Mei: - Rikkes - I Tamtama (pengumuman setiap hari dan kirim hasil tanggal 7 Mei)
7. 8-16 Mei: Uji Jasmani, pengumuman dan kirim hasil
  • 8-9 Mei: - Uji Jasmani Akpol. Uji Jasmani Akpol tanggal 8 Mei diperuntukkan Bagi Yang Tidak Mengikuti SBMPTN (pengumuman dan kirim hasil tanggal 9 Mei)
  • 10-14 Mei: - Uji Jasmani Bintara (pengumuman dan kirim hasil tanggal 14 Mei)
  • 15-16 Mei: - Uji Jasmani Tamtama (pengumuman dan kirim hasil tanggal 16 Mei)
8. 18-23 Mei: Uji Akademik, pengumuman dan kirim hasil
  • 18-19 Mei: - Uji Akademik Akpol (pengumuman dan kirim hasil tanggal 19 Mei)
  • 20-21 Mei: - Uji Akademik Bintara (pengumuman dan kirim hasil tanggal 21 Mei)
  • 22-23 Mei: - Uji Akademik Tamtama (pengumuman dan kirim hasil tanggal 23 Mei)
9. 24-31 Mei : Pemeriksaan Kesehatan - II, pengumuman dan kirim hasil
  • 24-25 Mei : - Rikkes - II Akpol (pengumuman dan kirim hasil tanggal 25 Mei) 
  • 26-29 Mei : - Rikkes - II Bintara (pengumuman dan kirim hasil tanggal 29 Mei)
  • 30-31 Mei: - Rikkes - II Tamtama (pengumuman dan kirim hasil tanggal 31 Mei) 
10. 1 -12 Juni : PMK dan Rikpsi - II, pengumuman dan kirim hasil
  • 1 -2 Juni: - PMK dan Rikpsi - II Akpol (pengumuman dan kirim hasil tanggal 2 Juni)
  • 3-10 Juni : - PMK dan Rikpsi - II Bintara (pengumuman dan kirim hasil tanggal 10 Juni)
  • 11-12 Juni: .- PMK dan Rikpsi II - Tamtama (pengumuman dan kirim hasil tanggal 12 Juni)
11. 13-19 Juni: Libur Hari Raya Idul Fitri
12. 20-23 Juni: Pemeriksaan Administrasi Akhir, pengumuman dan kirim hasil (Akpol, Bintara dan Tamtama) pengumuman dan kirim hasil tanggal 23 Juni
13. 22 Juni: Pengarahan Tim Supervisi Panpus
14. 24 Juni: Tim Supervisi Berangkat Ke Panda
15. 25 Juni
  • Sidang Lulus Tingkat Panda Catar Akpol 
  • Sidang Lulus Sementara Untuk Bintara dan Tamtama 
  • Kirim hasil Sidang Lulus Tingkat Panda Catar Akpol, Bintara dan Tamama tanggal 25 Juni
16. 25-28 Juni: Supervisi Panpus Untuk Bintara dan Tamtama
17. 28 Juni: pengumuman Hasil Supervisi Panpus
18. 29 Juni: Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Tamtama
19. 29 Juni-2 Agustus: Masa Jeda Casis Bintara
20. 30 Juni: Casis Tamtama Tiba di Pusdik
21. 1 Juli: Persiapan Pembukaan Pendidikan Tamtama
22. 2 Juli: Pembukaan Pendidikan Tamtama
23. 3-27 Juli: Catar Akpol Tiba di Akpol Semarang Selanjutnya Mengikuti Seleksi Tingkat Panpus
24. 28-31 Juli: Persiapan Pembukaan Pendidikan Catar Akpol
25. 1 Agustus: Pembukaan Pendidikan Integrasi di Akmil Magelang
26. 3 Agustus: - Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Bintara - kirim hasil Sidang Lulus Terbuka Kelulusan Akhir Bintara tanggal 3 Agustus
27. 4 Agustus: Casis Bintara Tiba di Pusdik/SPN
28. 5-6 Agustus: Persiapan Pembukaan Pendidikan Casis Bintara
29. 7 Agustus: Pembukaan Pendidikan Bintara di Masing-Masing SPN Atau Pusdik

Jadwal Seleski Bintara Polri Kompetensi Khusus 2018

1. 26 Maret -11 April: Kampanye dan Pendaftaran Online
2. 26 Maret-12 April: Verifikasi Calon dan Dokumen
3. 3-15 April: Pemeriksaan Administrasi Awal, pengumuman dan kirim hasil - Ukur Tinggi dan Berat Badan oleh Tim Rikmin, Tim Rikkes dan Tim Uji Jasmani) - pengumuman dan kirim hasil tanggal 15 April
4. 13 April: Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Calon Bintara dan Orang Tua/Wali
5. 17-18 April: Pemeriksaan Psikologi-1, pengumuman dan kirim hasil Rikpsi - I (pengumuman dan kirim hasil tanggal 18 April)
6. 22 April-4 Mei : Uji Kompetensi, pengumuman dan kirim hasil 
  • 22 April : Uji Kompetensi Aspek Pengetahuan (pengumuman dan kirim hasil tanggal 22 April)
  • 23 April-4 Mei: Uji Kompetensi Aspek Keterampilan dan Perilaku (pengumuman setiap hari dan kirim hasil tanggal 4 Mei)
7. 5-7 Mei: Proses Ranking Nasional dan Penentuan Kuota Per Kompetensi oleh Panpus
8. 9 Mei: pengumuman Kelulusan Uji Kompetensi di Panda Sesuai Pembagian Kuota Dari Panpus
9. 10-12 Mei: Pemeriksaan Kesehatan - I (pengumuman setiap hari dan kirim hasil tanggal 12 Mei)
10. 13-14 Mei: Uji Jasmani (pengumuman dan kirim hasil tanggal 14 Mei)
11. 26-29 Mei: Pemeriksaan Kesehatan - II (pengumuman dan kirim hasil tanggal 29 Mei)
12. 3-10 Juni: PMK dan Rikpsi - II (pengumuman dan kirim hasil tanggal 10 Juni)
13. 13-19 Juni: Libur Hari Raya Idul Fitri
14. 20-23 Juni: Pemeriksaan Administrasi Akhir (pengumuman dan kirim hasil tanggal 23 Juni)
15. 22 Juni: Pengarahan Tim Supervisi Panpus
16. 24 Juni: Tim Supervisi berangkat ke Panda
17. 25 Juni: Sidang Lulus Sementara (kirim hasil tanggal 25 Juni)
18. 25-28 Juni: Supervisi Panpus
19. 28 Juni: pengumuman Hasil Supervisi Panpus
20. 29 Juni-2 Agustus: Masa Jeda Casis Bintara
21. 3 Agustus: - Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Bintara - kirim hasil Sidang Lulus Terbuka Kelulusan Akhir tanggal 3 Agustus
22. 4 Agustus: Casis Bintara tiba di Pusdik/SPN
23. 5-6 Agustus: Persiapan Pembukaan Pendidikan Casis Bintara
24. 7 Agustus: Pembukaan Pendidikan Bintara di Masing-Masing SPN Atau Pusdik

Catatan: Apabila terjadi perubahan jadwal akan diberitahukan lebih lanjut



Lihat juga: Gaji Bintara Baru Polri


Hasil Akhir Kelulusan CPNS 2017

Proses seleksi penerimaan CPNS Tahun 2017 hampir memasuki tahap akhir. Sejak dimulainya pengumuman informasi pendaftaran CPNS pada awal September 2017 sampai kini telah beberapa K/L yang sudah mengumumkan hasil kelulusan CPNS.

Berdasarkan Permen PAN & RB no 17 tentang Kriteria penetapan kebutuhan PNS dan pelaksanaan seleskai CPNS 2018, Pengumuman peserta yang dinyatakan lulus dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian berdasarkan hasil integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar dan nilai Seleksi Kompetensi Bidang dari PANSELNAS.

Artinya hasil akhir kelulusan CPNS diumumkan oleh instansi yang bersangkutan setelah mendapatkan hasil integrasi nilai SKB dan SKD dari panselnas. Dengan demikian pelamar CPNS harus aktif memantau website instansi bersangkutan untuk mengetahui informasi yang lebih aktual pengumman kelulusan. Laman sscn.bkn.go.id yang menjadi acuan informasi pendaftaran CPNS 2017 tidak akan merilis hasil akhir kelulusan CPNS karena yang berhak adalah Pejabat Pembina Kepegawaian instansi yang dilamar.

Berikut Kementerian yang sudah mengumumkan hasil akhir kelulusan CPNS 2017
Update : 10/01/2018
  1. Kemenhan - 8 Januari 2018 - https://www.kemhan.go.id/ropeg/pengumuman-kelulusan-akhir-seleksi-cpns-kementerian-pertahanan-tahun-2017/
  2. PUPR - 5 Januari 2018 - https://cpns.pu.go.id/2017/
  3. Badan Ekonomi Kreatif - 28 Des 2017 -http://www.bekraf.go.id/berita/page/17/pengumuman-kelulusan-akhir-seleksi-cpns-bekraf-2017
  4. BPK - 19/12/2017 - https://cpns.bpk.go.id/
  5. Kemenristekdikti - 11/12/17 - http://cpns.ristekdikti.go.id/
  6. Kemenko Maritim - 9/12/17https://maritim.go.id/pengumuman-hasil-akhir-seleksi-penerimaan-calon-pegawai-negeri-sipil-kemaritiman-2017/
  7. Kementerian Agama - 8/12/17 - https://kemenag.go.id/home/artikel/43028/pengumuman-hasil-akhir-kelulusan-seleksi-cpns-kementerian-agama-tahun-2017
  8. BPPT - 8/12/17 - https://bppt.go.id/cpns-2017
  9. BKKBN - 7/12/17 - https://drive.google.com/drive/folders/1zVAHg30B2asFsoU4SDiGs7hxh1K2B8SD
  10. LIPI - 7/12/17 - https://cpns.lipi.go.id/sipc/home.zul LIHAT di berkas digital
  11. BMKG - 06/12/17 - http://bmkg.go.id/pengumuman/?id=ye6390192123veq01523
  12. BNN - 06/12/17 - http://bnn.go.id/read/pressrelease/17934/pengumuman-kelulusan-seleksi-akhir-cpns-bnn-ta.-2017
  13. BKN - 6/12/17 - http://www.bkn.go.id/pengumuman/pengumuman-hasil-seleksi-cpns-bkn-2017
  14. Kemendikbud - 6/12/17 - https://cpns.kemdikbud.go.id/pengumuman/hasil-akhir-seleksi-penerimaan-calon-pegawai-negeri-sipil-cpns-kemendikbud-tahun-2017/index.html
  15. BPOM - 5/12/17 - http://www.pom.go.id/new/view/more/berita/13860/PENGUMUMAN-PELAMAR-YANG-DINYATAKAN-LULUS-DAN-DITERIMA-SEBAGAI-CALON-PEGAWAI-NEGERI-SIPIL-BADAN-PENGAWAS-OBAT-DAN-MAKANAN-TAHUN-ANGGARAN-2017.html
  16. Kementerian Perhubungan - 5/12/17 - http://cpns2017.dephub.go.id/
  17. Kementerian Pertanian - 5/12/17 - http://cpns.pertanian.go.id/pengumumanhasilskb.html
  18. Kementerian Koperasi dan UKM - 5/12/17 -http://www.depkop.go.id/content/read/pengumuman-hasil-seleksi-akhir-calon-aparatur-sipil-negara-kementerian-koperasi-dan-usaha-kecil-dan/
  19. BKPM - 4/12/17 - http://www.bkpm.go.id/id/karir
  20. Bapeten - 4/12/17https://www.bapeten.go.id/?p=63654
  21. Kejaksaan Agung - 01/12/17https://rekrutmen.kejaksaan.go.id/
  22. Mahkamah Konstitusi - http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/index.php?page=download.Umum&id=84
  23. Kemendes PDT Transmigrasi - http://kemendesa.go.id/view/publikasi/138/pengumuman-hasil-akhir-cpns-kemendesa-2017
  24. Lembaga Administrasi Negara (LAN) - 30/11/17http://cpns.lan.go.id/cpns/
  25. Bakamla - 30/11/17https://www.bakamla.go.id/
  26. Kementerian Sosial - 30/11/17- https://cpns.kemsos.go.id/index.php/home/index/default
  27. KKP - 30 November 2017 - http://ropeg.kkp.go.id/cpns2017/pengumuman
  28. ANRI - 30 November 2017 - http://www.anri.go.id/detail/1436-Pengumuman-Kelulusan-Akhir-Seleksi-CPNS-ANRI-2017
  29. Kementerian Perindustrian - http://rekrutmen.kemenperin.go.id/
  30. Sekretariat Jenderal DPR - http://www.dpr.go.id/pengumuman/PENGUMUMAN_09.pdf
  31. Badan Informasi Geospasial - http://cpns.big.go.id/cpns/
  32. Kemenlu - https://e-cpns.kemlu.go.id/ atau google drive
  33. BPKP - http://www.bpkp.go.id//konten/2859/CPNS-2017
  34. Kementerian PPPA- https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/84/1551/pengumuman-kelulusan-hasil-akhir-seleksi-cpns-kpppa-2017
  35. Kementerian ATR/BPN - https://www.atrbpn.go.id/PUBLIKASI/Pengumuman/pengumuman-hasil-seleksi-calon-pegawai-negeri-sipil-kementerian-agraria-dan-tata-ruangbadan-pertanahan-nasional-tahun-2017-71342
  36. Kementerian Kesehatan - https://cpns.kemkes.go.id/
  37. Kemenkeu - https://rekrutmen.kemenkeu.go.id/RekrutmenCPNS2017/#/Pengumuman
  38. Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup - http://cpnsonline.menlhk.go.id/pengumuman
  39. BATAN - http://www.batan.go.id/index.php/id/cpns2017/homecpns2017
  40. Kementerian Sekretariat Negara - https://rekrutmen.setneg.go.id atau googledrive
  41. BIN - http://www.bin.go.id/publikasi_pers/detil/450/6/27/11/2017/pengumuman-kelulusan-akhir-seleksi-calon-pegawai-negeri-sipil-cpns-badan-intelijen-negara-tahun-anggaran-2017
  42. Komisi Yudisial - http://www.cpns.komisiyudisial.go.id/
  43. Lemsaneg - http://cpns.lemsaneg.go.id/pengumuman/8
  44. BNP2TKI - http://www.bnp2tki.go.id/read/12851/Pengumuman-Kelulusan-Akhir-CPNS-BNP2TKI-Tahun-2017.html
  45. Kementerian Ketenagakerjaan - lihat di https://kemnaker.go.id/cpns/pengumuman-kelulusan-cpns-tahun-2017 atau googledrive
  46. Kementerian Perdagangan - lihat http://rekrutmen.kemendag.go.id/rekrutmen/ atau googledrive
  47. Kemenko Perekonomian - https://rekrutmen.ekon.go.id/cpns
  48. Kemenpan RBhttps://rekrutmen.menpan.go.id/index.php/home/menpan atau googledrive
  49. Kemenpora - http://www.kemenpora.go.id/index/preview/cpns2017/11979
  50. LAPAN - pengumuman hasil akhir lihat di http://www.cpns.lapan.go.id/?pages=pengumuman atau googledrive
  51. Kementerian ESDM -  lihat http://cpns.esdm.go.id/main_frame.html atau googledrive
  52. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas - lihat https://rekrutmen.bappenas.go.id/cpns/ atau googledrive
  53. Kementerian Pariwisata - lihat http://kemenpar.go.id/asp/detil.asp?c=234&id=3825 atau googledrive
  54. PPATK - lihat di website resmi atau googledrive
  55. Polri - lihat cpns.polri.go.id atau googledrive
  56. BNPT - Kelulusan akhir dapt dilihat di https://www.bnpt.go.id/pengumuman-kelulusan-akhir-cpns-bnpt.html atau googledrive 
  57. LKPP - simak di http://www.lkpp.go.id/ atau googledrive
  58. Kementerian BUMN - lihat di http://bumn.go.id/berita/1-Pengumuman-Hasil-Akhir-Seleksi-CPNS-KBUMN-2017 atau googledrive
  59. Kemenko Polhukam - lihat https://polkam.go.id/pengumuman-cpns/ atau googledrive
  60. Basarnas - lihat http://basarnas.go.id/artikel/pengumuman-kelulusan-hasil-akhir-seleksi-cpns-badan-nasional-pencarian-dan-pertolongan-ta-2017 atau googledrive
  61. Calon Hakim MA
  62. Kemenkumham

Daftar K/L yang belum mengumumkan hasil kelulusan atau ditunda karena masih dalam proses integrasi nilai :
  1. Semua K/L sudah mengumumkan hasil akhir kelulusan